DPRD Kotim Sebut Desa Sekitar Perkotaan Hampir Tidak Tersentuh

oleh -
DPRD Kotim Sebut Desa Sekitar Perkotaan Hampir Tidak Tersentuh
Ketua Komisi IV DPRD Kotim, M Kurniawan Anwar

Sampit | Realitas – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, M. Kurniawan Anwar menyebut desa sekitar perkotaan hampir tidak tersentuh.

Dari itu ia menyayangkan minimnya pembangunan di wilayah sekitar Kota Sampit. Meski letaknya masih tidak jauh dari jantung Kota Sampit namun tahun ini ternyata tidak ada pembangunan untuk wilayah desa tersebut.

“Salah satu contohnya Desa Pelangsian yang notabene masuk Kecamatan MB Ketapang, dan hanya berjarak tujuh kilometer dari pusat Kota Sampit, tapi hampir tidak ada pembangunan,” katanya, Selasa, 21 Juni 2022.

BACA JUGA:   Harus Awasi Angkutan Berat Melintas Dalam Kota

Menurutnya minimnya pembangunan di desa akibat pemerintah kabupaten lebih banyak mendengarkan aspirasi masyarakat di kota. Kondisi ini cukup disayangkan karena secara nyata di lapangan, justru pedesaan yang masih membutuhkan banyak sentuhan pembangunan.

Hingga saat ini kata dia banyak desa yang sangat minim tersentuh pembangunan. Masyarakat sangat berharap desa mereka menjadi perhatian agar dilakukan percepatan pembangunan.

BACA JUGA:   Pemkab Kotim Belum Bisa Akomudir Penambang Tradisional

Karena kata dia selain terbatasnya infrastruktur, petani juga mengeluhkan sering gagal panen apabila musim hujan tiba.

Pemicunya adalah tidak adanya saluran irigasi yang membuat air hujan tidak mengalir sehingga merendam tanaman mereka.

Menurut Kurniawan, aspirasi serupa juga disampaikan masyarakat Desa Pelangsian di Gang Mawar 2.

Masyarakat kecewa karena merasa minimnya perhatian dari perangkat desa, bahkan pihak kecamatan dinilai tidak pernah peduli.

BACA JUGA:   Dewan Meminta Atlet Propprov Kotim Harus Jaga Etika

“Masyarakat mengadu karena menilai hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tidakpernah menjadi kenyataan. Beppelitbangda sebagai perencana daerah juga tidak ada aksi berarti sehingga sangat mengecewakan,” tandasnya.

Ia berharap kepala daerah bisa segera mengevaluasi SOPD yang tidak peka terhadap masyarakat. Jangan sampai masyarakat tambah kecewa.

“Ini hanya sedikit contoh, masih banyak desa lain yang lebih kritis, bahkan bertahun tak pernah mendapat dampak pembangunan,” ujar DPRD Kotim. (*)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.