DPRD Kotim Bakal Surati Sekwan

oleh -
Bakal
Juru bicara 5 koalisi fraksi di DPRD Kotim, Dadang H Syamsu.

Sampit | Realitas – DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) bakal menyurati Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Bima Eka Wardana.

Mereka menegaskan agar sekwan tidak menggubris surat penghentian kegiatan maupun aktivitas dari Ketua DPRD Kotim, Rinie Anderson tersebut.

Kesepakatan ini merupakan hasil pembicaraan fraksi-fraksi yang sebelumnya tergabung dalam koalisi tersebut .

“Rencananya akan kami surati secepatnya sekwan, untuk tidak tunduk kepada surat yang disampaikan Ketua DPRD Kotim perihal penghentian kegiatan lembaga ini. Karena jelas surat itu tidak punya dasar hukum sama sekali,” kata Dadang H Syamsu, Jumat, 4 Maret 2022.

BACA JUGA:   DPRD Minta Bupati Kotim Tepati Janji Program Satu Desa Rp 200 Juta

Rencananya, kata Dadang, dalam surat itu akan menyertakan dalil-dalil yang memperkuat posisi hukum surat lima fraksi, sehingga sekwan bisa mengabaikan surat Ketua DPRD Kotim.

Maka dari itu, kata dia, memperhatikan dari surat Ketua DPRD Kotim tentu sampai sekarang menghambat dan menghentikan layanan publik di lembaga ini. Serta menghambat pembangunan daerah ini karena unsur penyelenggaraan pemerintahan.

BACA JUGA:   Masyarakat Keluhkan Harga BBM di Kotim Melejit

“Maka dari itu kami konsisten mempersoalkan dan melayangkan kembali surat ke sekwan dengan dalil-dalil hukum yang berdasar,” tugasnya.

Seharusnya, kata Dadang, posisi DPRD itu dipahami sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi. Sehingga setiap perbuatan hukum harus ada pijakan hukumnya. Salah satunya itu adalah surat ketua DPRD.

BACA JUGA:   Angkutan Sawit di Jalan Umum Bisa Sebabkan Kecelakaan

“Maka dari itu kami memandang surat ketua DPRD tidak ada satu pasalpun dalam ketentuan perundang-undangan, baik PP dan tatib,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.